Tips Menghemat Listrik di Rumah

2 min read

Harga-harga kebutuhan pokok terus meningkat. Karena itu, ada baiknya Anda dan seluruh anggota keluarga menjalani hidup lebih bijak tanpa kehilangan kenyamanan. Salah satu caranya adalah dengan berhemat listrik. Hal ini bisa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari karena faktanya, kecil pun akan memberi andil besar terhadap tagihan listrik di rumah Anda. Ingin mengubah kebiasaan itu? Ini caranya!

Mengelap Tangan

Gunakan handuk kecil atau sapu tangan untuk mengeringkan tangan setelah Anda mencuci tangan. Penggunaan tisu kurang baik bagi lingkungan, sedangkan pengering elektrik mengeluarkan panas dan menghabiskan listrik yang tak sedikit.

Menyimpan di Kulkas

= Isi kulkas maksimal 80% dari kapasitasnya agar udara dingin masih dapat berhembus di antara sela-sela barang. Kulkas yang agak terisi penuh relatif lebih irit energi ketimbang yang kosong, karena barang yang sudah dingin akan membuat kulkas mengeluarkan sedikit energi.

= Untuk menjaga kestabilan suhu dalam kulkas, taruhlah dan simpan 1—2 liter air dalam botol.

= Cairkan kristal bunga es setiap miimal 3 bulan sekali atau ketika ketebalannya mencapai 1/8—1/4 inci. Setiap 4mm kristal bunga es bisa melipatgandakan penggunaan listrik.

= Jauhkan kulkas dari benda yang menghasilkan hawa panas, misalnya kompor atau komputer. Beri jarak ±10cm dari dinding agar bebas melepas panas yang dihasilkan. Terkungkungnya hawa panas akan mengurangi kerja kompresor dan meningkatkan konsumsi energi.

= Elemen pada kulkas yang paling banyak memerlukan listrik adalah fridges dan freezers. Kontrol suhu dalam fridges agar beroperasi pada kisaran 3—50C saja. Sedangkan suhu pada freezers cukup diatur pada suhu –150C.

Menggunakan Lampu

= Tak perlu menyalakan lampu di siang hari hingga pukul 18.00. Optimalkan bukaan jendela dan atap transparan (genting kaca).

= Lakukan beragam kegiatan lebih banyak di siang hari (membaca, memasak, atau belajar). Jika masih ingin membaca sebelum tidur, ganti lampu dengan lampu tidur dan matikan lampu ruangan yang watt-nya lebih besar.

= Lampu yang kotor bisa mengurangi pencahayaan sampai 5%. Maksimalkan terang cahaya lampu dengan mengelap permukaan lampu, minimal 1x setiap bulan.

= Pilih lampu Hemat Energi atau LED. Lampu hemat energi bertahan 8x lebih lama (6—10 tahun) dan memanfaatkan 4x energi lebih rendah ketimbang bohlam atau lampu pijar biasa. Energi yang bisa dihemat dari lampu hemat energi dan LED mencapai 80% jika dibanding lampu bohlam.

Menggunakan Senter

Jika tak ada keperluan mendesak tak perlu menyalakan generator ketika terjadi listrik padam. Pakai senter atau lilin untuk penerangan sementara. Pilih senter yang menggunakan baterai yang dapat diisi ulang daripada yang menggunakan batu baterai sekali pakai.

Outdoor Lighting

= Penerangan luar ruang, fokuskan pada titik-titik tertentu yang dibutuhkan misalnya pintu masuk utama, jalan setapak, kolam, kursi taman, atau patung. Intinya penerangan yang ada cukup menjamin keamanan pengguna.

= Nyalakan penerangan luar ruang pada pukul 18.30—05.30. Atau gunakan lampu ber-sensor cahaya sehingga bisa menyala otomatis ketika hari mulai gelap.

= Agar lebih hemat energi ganti lampu bohlam halogen dengan ­uorescent atau LED.

Saat Menyetrika

= Setel setrika pada posisi “o­” saat melipat pakaian dan “on” saat menyetrika.

= Urutkan pakaian yang hendak disetrika sesuai jenis bahan dan kebutuhan panas. Setrika lebih dahulu pakaian tebal seperti jeans dan katun. Bahan wol dan katun paling akhir, sesaat setelah Anda mencabut setrika dari stop kontak dan membiarkannya mendingin secara otomatis. Anda juga bisa membalik urutan di atas dimulai dengan menyetrika bahan yang paling tipis dan tak perlu terlalu panas kemudian baru pakaian tebal dan perlu panas yang tinggi.

= Pastikan pakaian yang hendak disetrika tak lembap dan benarbenar kering.

Mencuci Baju

Optimalkan kapasitas mesin cuci Anda. Cuci pakaian setelah terkumpul hingga mencapai batas maksimal kapasitas penggunaan mesin yang dianjurkan sehingga Anda tak perlu sering mencuci.

Mengoperasikan Dispenser

Aktifan dispenser sesuai kebutuhan. Jika jarang digunakan, cabut kabel dispenser langsung dari stop kontaknya. Pasang lagi ketika Anda membutuhkan air panas atau dingin saja. Namun, jika Anda sering membutuhkan air panas atau dingin, sebaiknya aktifkan dispenser seperti biasa untuk menghemat energi listrik yang disedot saat awal pengaktifan yang cukup besar.

Memilih Stop Kontak

Pilih dan gunakan stop kontak yang dilengkapi tombol ON/OFF. Pastikan menekan tombol OFF setelah selesai menggunakan perangkat elektronik. Cara ini lebih praktis dan Anda tak perlu repot bolak-balik dan cabut-pasang kabel.

Meskipun program menghemat listrik dilakukan akan tetapi listrik tetap perlu ada. Ketika hal penting seperti menyelesaikan pekerjaan kantor di rumah ataupun sedang belajar dan menyelesaikan tugas dibutuhkan listrik. Genset bergaransi bisa dibeli di suplier jual genset di Medan yang murah dan mesin original.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *