Hyundai Rilis Produk Forklift dan Genset untuk Kebutuhan Industri

2 min read

Hyundai Rilis Produk Forklift dan Genset untuk Kebutuhan Industri

Hyundai di pasar Indonesia tidak hanya terkenal dengan – produk-produk otomotif dan mesin-mesin konstruksi, tetapi juga sudah memasarkan truck lift. Alat angkat ini seratus buatan Korea, dengan standar material dan teknologi Korea, sehingga kwalitasnya benar-benar terjamin, sebagaimana diungkapkan Hastajunianto dari PT Asia Makmur Abadi, offcial distributor Hyundai Forklift di Indonesia. “Forklift Hyundai full built in Korea. Bukan made in China, sehingga kwalitasnya tidak perlu diragukan dan pasti terjamin,” kata pria yang akrab disapa Hasta ini saat ditemui di Jakarta awal April lalu. Dia menambahkan, Hyundai Corporation merupakan pabrikan besar yang sudah memiliki sejarah panjang dalam industri-industri yang digelutinya sehingga produk-produk yang dihasilkannya benar-benar teruji.

Menurutnya, potensi pasar mesin-mesin forklift di Indonesia besar sekali seiring dengan kian pesatnya pertumbuhan berbagai industri dewasa ini. Tidak heran jumlah pemainnya pun terus bertambah dengan menawarkan beragam tipe lift truck. Meski demikian, PT Asia Makmur Abadi, sejak ditunjuk menjadi distributor tunggal forklift Hyundai, hanya fokus memasarkan dua macam forklift diesel dan bateri. “Pada prinsipnya PT Asia Makmur Abadi fokus memasarkan dua macam forklift, kalau dilihat dari sistem penggerak atau bahan bakarnya, yaitu diesel dan baterai, meski ada juga yang menggunakan LPG dan bensin,” ungkapnya.

Menurutnya, ini sesuai dengan tren pasar Indonesia yang kurang responsif terhadap forklift yang berbahan bakar LPG dan bensin. Dari segi ukuran, perusahaan ini lebih memilih untuk memasarkan unit-unit lift truck ukuran kecil, dari kelas 2 ton hingga 5 ton. Dia beralasan, mesin-mesin seperti itu yang paling banyak diburu para pengguna forklift di Indonesia. Namun, yang paling laris di pasar adalah kelas 3 ton. Mesin-mesin seperti ini banyak dipergunakan di pabrik, gudang dan pelabuhan. “Untuk kebutuhan pasar di dalam negeri kami melihat yang paling dibutuhkan itu berkisar antara kelas 2,5, 3 dan 5 ton. Namun, yang paling laris adalah kelas 3 ton. Tipe ini yang permintaannya paling banyak,” ujarnya. Pasar yang dibidik PT Asia Makmur Abadi untuk mesinmesin Hyundai ini adalah pabrik (industrial), pergudangan dan pelabuhan. “Tiga segmen pasar ini yang paling banyak pemakainya. Nggak jauh-jauh dari situ ya,” ujarnya.

Khusus untuk forklift Hyundai yang menggunakan bateri, Hasta menjelaskan bahwa unit-unit ini sudah dilengkapi dengan electronic tops. Sementara untuk keamanan (safety), Hyundai membekali mesin-mesin ini dengan OPSS (Operator Presence Sensing System) dimana semua fungsi berhenti ketika operator tidak berada di tempat duduknya. “Fitur ini merupakan salah satu upaya Hyundai untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama operasi,” tuturnya seraya menambahkan bahwa banyak forklift yang tidak disertai sensorsensor seperti ini, sehingga ketika tuasnya disentuh bisa saja terjadi insiden. Truck lift Hyundai yang menggunakan bateri ini menggunakan sensor-sensor untuk memonitor posisi kaki dari operator. “Ketika operator sudah duduk di atas kursi tetapi kakinya masih bergelantungan di luar kabin alias tidak menginjak pedal, maka forklift ini tidak tidak akan jalan,” Hasta menjelaskan. Aplikasi ftur ini untuk mengantisipasi tuas tersenggol saat memindahkan barangbarang Forklift Hyundai ini juga sudah dilengkapi ftur throttle mode yang berfungsi untuk membatasi kecepatan. Misalnya, berapa km/jam. Semua sudah dapat diatur karena forklift ini sudah elektronik. Untuk mencegah operator ngebut ketika beroperasi dalam gudang, dengan mengaplikasi ftur ini, kecepatan lift truck bisa dibatasi. Untuk kelancaran operasi unit-unit lift truck Hyundai ini, PT Asia Makmur Abadi mendapat dukungan penuh dari prinsipalnya, Hyundai Corporation, terutama yang berkaitan dengan ketersediaan suku cadang dan servis lainnya.

“Selama masa garansi, kami selaku distributor menyediakan suku cadang yang diperlukan dan memberikan servis gratis,” tukasnya. Dukungan servis dan spareparts kepada para pelanggan akan terus berlanjut setelah masa garansi berakhir. “Kami yakin mesin-mesin forklift yang dibuat di Korea ini tidak akan mengalami banyak masalah. Yang penting perawatanya perlu dijaga. Jadi, customer-customerkami tidak perlu terlalu kuatirlah,” ujarnya. Selain itu, PT Asia Makmur Abadi menyiapkan tenagatenaga teknisi dan mekanik yang siap diterjunkan ke lapangan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada pada unit-unit forklift milik para pelanggan. Namun, sampai sekarang layanan seperti ini masih fokus di kawasan Jabodetabek saja, sementara servis ke daerahdaerah lain masih dalam tahap planning. Hasta mengingatkan bahwa kunci ketahanan alat-alat ini terletak pada perawatan. Dia mencontohkan unit-unit yang menggunakan bateri, halhal yang perlu diperhatikan adalah air akinya yang harus sering ditambah. Komponenkomponen internal seperti flter oli, ring, oli, minyakminyak hydraulic harus selalu diperhatikan kondisinya

Selain forklift alat yang dibutuhkan di dunia industri adalah genset perkins. Sebagai salah satu distributor genset perkins Hyundai tidak merasa akan tersaingi, karena lini produknya di tujukan untuk tujuan yang berbeda. Dan juga antara forklift dan genset perkins sama sama dibutuhkan di dunia industri untuk menopang kegiatan perusahaan

Berkenalan dengan Penemu Nobel Kesehatan 2018 Saat Ini

Berkenalan dengan Penemu Nobel Kesehatan 2018 Saat Ini STOCKHOLM – Dua imunolog, James Allison asal Amerika Serikat (AS) dan Tasuku Honjo asal Jepang memenangi...
Asome Mutiah
2 min read

Membandingkan taksi online dan konvensional

Semakin bertambahnya hari, perkembangan dunia teknologi sangatlah cepat diberbagai sisi. Sebagai contoh, di dalam sendiri negeri teknologi menjadikan manusia yang jauh terasa lebih dekat....
Asome Mutiah
1 min read

Butuh banyak Praktek untuk menjadi gamer

Apakah saya menyebutkan Anda perlu berlatih? Pro tingkat atas sering tinggal bersama di rumah-rumah di mana mereka bermain melawan satu sama lain selama berjam-jam...
Asome Mutiah
1 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *